Nyaris Gagal Nyalon, Saleh Chandra Jadi Kader Ketiga yang Diusung NasDem di Pilkada Metro
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Langkah Ketua DPD Partai NasDem Kota Metro Saleh Chandra untuk maju dalam pilkada serentak tahun ini nyaris gagal karena rekomendasi partainya jatuh ke tangan Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir pada 14 Juni lalu.
Namun, dewi fortuna masih berpihak pada Saleh Chandra karena NasDem akhirnya memberikan tiket pilkada kepada dirinya yang berpasangan dengan Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim.
Pasangan ini dipastikan bisa berlayar di Pilkada Metro setelah mengantongi surat keputusan (SK) DPP NasDem nomor 088-Kpts/DPP-NasDem/VII/2020 dan form B.1-KWK.
Mufti-Saleh kini sudah mengantongi tujuh kursi parlemen. Sedangkan syarat maju Pilkada Metro harus memperoleh lima kursi.
Sekretaris DPW Partai NasDem mengatakan Saleh Chandra merupakan kader ketiga yang diusung partai besutan Surya Paloh pada pilkada serentak di Lampung.
“Ketiga. Naldi (Naldi Rinara sebagai bakal calon wakil bupati Pesawaran), Nessy (Nessy Kalvia Mustafa sebagai bakal calon bupati Lampung Tengah) dan Saleh,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (28/8/2020).
Terpisah, Saleh Chandra mengakui adanya konstelasi politik hingga rekomendasi NasDem jatuh kepada rivalnya, Anna dan Fritz.
“Saya sebagai kader, Ketua DPD Kota Metro, memang sempat ada gonjang-ganjing saat terbitnya rekom. Rekom itu terbitnya 22 Juli,” kata mantan Wakil Wali Kota Metro periode 2010-2015 itu.
Saleh menyatakan dirinya mencalonkan sebagai calon wakil wali kota Metro karena ajakan PKS.
“Yang mengajak bergandengan dan memilih saya adalah PKS,” ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
