Nizar: Dukungan TGB Tak Pengaruhi Suara Prabowo di NTB
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPP Satria Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan, dukungan Tuan Guru Bajang Zainul Madji kepada Joko Widodo tak akan pengaruhi suara Prabowo Subianto di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebab pilihan politik masyarakat belum tentu sejalan dengan pilihan politik para tokoh lokal. Dinamika yang terjadi di pilpres sangatlah berbeda.
“Karenanya NTB masih akan menjadi basis dari suara Prabowo Subanto di pilpres tahun 2019 nantinya,” katanya di Jakarta, Minggu (8/7/2018)
Apalagi masyarakat NTB, sambung Ketua DPP Partai Gerindra itu, memahami dan mengerti kondisi bangsa yang saat ini memerlukan perubahan. Sebab kebijakan-kebijakan pemerintah tidaklah pro rakyat, seperti diam-diam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang tentunya akan berimbas pada kenaikan harga bahan pokok lainnya.
“Di NTB jumlah pemilihnya memang lumayan besar, yakni 3,5 juta. Pada 2014 Prabowo-Hatta menang 72,45 persen di NTB. Kemenangan itu bukanlah faktor TGB secara tunggal. Melainkan karena faktor kerja sama tim dan kelompok. Disamping juga figur Prabowo Subianto yang juga sangat menentukan,” ujarnya.
Apalagi dalam pilgub 2018 ini, Zulkiflimansyah yang merupakan kader PKS memenangi pilgub NTB. Itu mencerminkam bahwa masyarakat NTB percaya pada oposisi dibandingkan pemerintah yang kebijakannya tidak pro rakyat.
“Karena itulah, pilihan politik TGB merupakan hak dan pertimbangannya dia sendiri. Dalam demokrasi hal itu haruslah dihargai. Hanya saja yang perlu digaris bawahi, masyarakat belum tentu juga ikut mendukung Jokowi,” ujarnya.
Partai Gerindra sendiri akan tetap memaksimalkan SDM yang ada untuk mempertahankan suara Pilpres 2014 di daerah yang menang, agar kembali menang.
“Sedangkan di daerah daerah yang kalah, sudah dilakukan evaluasi dan sudah disiapkan strateginya agar di Pilpres 2019 nanti akan menang,” pungkasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
