Mau Jadi Dewan? Fauzan Sibron: Tanam, Pupuk dan Rawatlah Konstituen
Anonymous
Bandarlampung
Soal tekhnis dalam merangkul pemilih, Fauzan juga menyampaikan sejumlah konsep yang cukup sederhana dan murah.
”Kita bentuk saja tim, setiap RT minimal satu atau dua orang. Dari situ bisa kita lihat, mana suara kita, mana ke orang lain. Dengan bigitu bisa dipetakan, seberapa besar kekuatan kita,” urai Fauzan seraya menunjukan data pemilih dalam papan putih yang terpampang di dinding.
Untuk pemilih milenial misalnya, Fauzan tak hanya mengandalkan kegiatan-kegiatan yang bersifat sporadis, dengan jumlah massa tertentu.
”Konsep mengenalkan diri gampang kok. Pasang saja wifi gratis di cafe atau tempat nongkrong. Nah, saat login password, kita pasang saja foto kita. Strategi ini murah-meriah. Tujuannya tak lain, mengenalkan diri, kepada generasi muda,” ujar Fauzan, menutup perbincangan dengan senyum khasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
