Massa Aksi Usut Politik Uang Terpecah, Pengamanan Berlapis Tiga Ring

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

8 Juli 2018 13:35 WIB
Elektoral | Rilis ID
Titik kumpul demo yang masih sepi akibat massa yang terpecah di Jalan Gatot Subroto, Minggu (8/7/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta
Rilis ID
Titik kumpul demo yang masih sepi akibat massa yang terpecah di Jalan Gatot Subroto, Minggu (8/7/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILISID, Bandarlampung — Massa yang tergabung dalam Rakyat Lampung Bergerak tertahan saat akan menggelar unjuk rasa di dekat Hotel Novotel, Bandarlampung, Minggu (8/7/2018).

Sebabnya, massa terpecah oleh pengamanan dan pengalihan arus lalulintas oleh aparat kepolisian.

Koordinator Aksi, Rismayanti Borthon, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu massa lainnya.

"Harusnya sudah mulai dari tadi, tapi massa kita terpecah karena adanya pengamanan dan pengalihan arus lalin," katanya di lokasi aksi.

Ia menuturkan, aksi yang menuntut pengusutan dugaan politik uang pada Pilgub 2018 ini belum ditentukan kapan akan dilakukan.

"Teman kita masih ada yang di lampu merah Hotel Sahid dan perempatan Indomaret Jalan Gatot Subroto. Jumlah massanya kita belum tahu, karena masih ada pergerakan untuk berkumpul di sini," tandasnya.

Sementara ribuan TNI Polri berjaga di rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pilgub 2018 KPU Lampung di Hotel Novotel. 

Kapolresta Bandalampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono, mengatakan untuk pengamanan pleno terbuka pihaknya menerapkan penjagaan tiga ring 

"Jadi kami lakukan pengamanan lokasi di ring satu penjagaan di lokasi kegiatan. Kemudian pengamanan ring dua ada di lingkungan tempat lokasi atau luar radius beberapa meter, mungkin sekitar mendekati tempat umum. Lalu ring tiga adalah di jalanan atau di jalur-jalur agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat," kata Murbani. 

Untuk personel yang diturunkan, sambung Murbani, mencapai 1.000 personel sesuai dengan tahapannya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya