Lagi, Massa Tuntut Usut Money Politics Pilgub Lampung

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

19 Juli 2018 09:46 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa untuk mengawal pengumuman hasil sidang pemeriksaan TSM Bawaslu Lampung di Sentra Gakkumdu, Kamis (19/7/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta
Rilis ID
Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa untuk mengawal pengumuman hasil sidang pemeriksaan TSM Bawaslu Lampung di Sentra Gakkumdu, Kamis (19/7/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILISID, Bandarlampung — Massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (19/7/2018). Akibatnya, ruas jalan tersebut ditutup. 

Aksi unjuk rasa ini menuntut diusut tuntas dugaan money politics. Massa menuntut agar pasangan calon (paslon) gubernur-wagub Lampung nomor urut 3, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik) didiskualifikasi dan dilaksanakan pilgub ulang.

Pasalnya, paslon ini yang diduga melakukan pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif dengan money politics pada pigub.

Demo ini dikawal ketat ribuan aparat kepolisian yang dibagi menjadi beberapa ring pengamanan.

"Jika kita dipimpin oleh Arinal-Nunik tidak akan menjadi sejahtera. Ini lima tahun menuju kesengsaraan," teriak salah satu massa yang berorasi.

Para peserta aksi menilai Panwaslu dan Bawaslu tidak bekerja dengan baik bahkan terkesan tutup mata. 

"Pilgub ulang adalah keharusan," tandasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya