LIPI: Jokowi-Ma'ruf Bisa Manfaatkan Ngabalin Pecahkan Suara PA 212

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

14 Agustus 2018 18:03 WIB
Elektoral | Rilis ID
Jokowi-Ma'aruf Amin. FOTO: ILUSTRASI/Dendi Supratman
Rilis ID
Jokowi-Ma'aruf Amin. FOTO: ILUSTRASI/Dendi Supratman

RILISID, Jakarta — Peneliti Pusat Penelitian Politik, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati, mengatakan, keberadaan Ma'ruf Amin sebagai cawapres Joko Widodo bisa memecah suara Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Menurut dia, politikus Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin bisa dimanfaatkan partai politik koalisi pendukung Jokowi untuk masuk ke kelompok PA 212 tersebut. 

"Ali Ngabalin bisa masuk untuk memecah konsolidasi mereka (PA 212)," kata Wasisto, Selas (14/8/2018).

Ngabalin, ujar Wasisto, memiliki jaringan yang luas dan komunikasi yang baik dengan sejumlah kelompok Islam, termasuk PA 212. Apalagi, menurutnya, Ma'ruf yang merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat dihormati oleh kelompok tersebut. 

"Selain Ngabalin, pengaruh Ma'ruf juga kuat untuk mempengaruhi kelompok 212," ujarnya. 

Wasisto menilai, keberadaan Ma'ruf Amin yang dipilih Jokowi sebagai capres memiliki peran penting untuk mempengaruhi pemilih Islam. Bahkan, Ma'ruf juga bisa menambah suara Jokowi dari kelompok Islam tradisional tersebut. 

"Kalangan Islam tradisional dan salaf mungkin bisa mendukung Jokowi karena adanya Ma'ruf Amin," tandasnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya