Ketua DPD Demokrat Beber Penyebab Empat Nama Tidak Lolos Pencalonan Ketua DPC

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

23 Maret 2022 17:13 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua DPD Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, saat memberikan penjelasan, Rabu (23/3/2022). Foto: sulaiman
Rilis ID
Ketua DPD Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, saat memberikan penjelasan, Rabu (23/3/2022). Foto: sulaiman

RILISID, Bandarlampung — DPD Demokrat Lampung membeberkan penyebab empat nama tidak lolos saat putaran Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Demokrat se-Lampung, pada 21 Maret 2022. 

Masing-masing dua pendaftar dari Lampung Timur (Lamtim) yakni Anton Setia Putra dan Asep Makmur, Sudarsono (Metro), dan Herwan Mega (Lampung Utara).

Ketua DPD Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, menjelaskan untuk kasus di Lamtim, kepengurusan seluruh PAC di sana sudah selesai. Maka, DPP meminta seluruh PAC diganti yang baru melalu rapat pleno.

"Alasan diganti karena 24 PAC Lamtim memberikan dukungan kepada tiga calon. Karena dukungan ganda itulah PAC tidak diperpanjang dan diganti," ujarnya, Rabu (23/3/2022).

Namun, Anton ternyata ingin tetap menggunakan dukungan dari PAC yang lama, sehingga dinyatakan tidak lolos sebagai bakal calon.

"Hal sama berlaku untuk Asep Makmur," ungkapnya.

Sementara, untuk DPC Kota Metro, bakal calon ketua Sudarsono mengantongi lima dukungan PAC. Namun setelah diverifikasi hanya dua yang sah dan terdaftar sebagai peserta Muscab. 

"Sepanjang tahapan Muscab, ternyata dua pendukung tersebut pindah ke calon lain. Sehingga, Sudarsono tidak lolos karena nol dukungan," paparnya.

Sedangkan, kasus di Lampung Utara (Lampura), Herwan Mega dinyatakan lolos verifikasi peserta dan bakal calon.

Namun saat pleno dirinya bersama pendukung menyatakan walk out sehingga dinyatakan tidak lolos.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Demokrat

Lampung

Muscab

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya