Sempat Menolak, Partai Pengusung Arinal-Nunik Akhirnya Masuk Pansus Money Politics

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

6 Juli 2018 20:20 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Sulis Wanto
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Sulis Wanto

RILISID, Bandarlampung — Tiga partai pengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 3 Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik) akhirnya mendukung pembentukan Panitia Khusus Dugaan Tindak Pidana Pemilu Kepala Daerah Provinsi Lampung atau Pansus Money Politics dalam rapat paripurna di DPRD Lampung, Jumat (6/7/2018).

Sebelumnya, Golkar, PKB, dan PAN, bersuara lantang menolak pembentukan Pansus Money Politics yang diketuai politisi PDIP Mingrum Gumay. Bahkan mereka sempat membuat kericuhan saat paripurna pengesahan pansus, Kamis (5/7/2018).

Usai paripurna, Ketua Pansus Money Politics DPRD Lampung, Mingrum Gumay, menyambut baik bergabungnya ketiga partai pengusung Arinal-Nunik tersebut.

“Kami terima kasih seluruh fraksi sudah bergabung dan sepakat mengusulkan anggotanya dalam pansus ini. Dan kita harus berpikir dalam perspektif yang positif. Karena tidak akan menciderai si A, si B si C. Tidak,” katanya.

Pada prinsipnya, lanjut Mingrum, siapapun harus diperlakukan sama di hadapan hokum. Ini demi tegaknya hukum di republik ini.

“Ini prinsip. Tidak ada yang boleh menekan dan mengintervensi pansus ini dalam bentuk apapun, karena kita berpijak pada hukum, tidak semata-mata institusi negara tapi konstitusi negara,” tuturnya.

Menurut Mingrum, negara ini tidak boleh lemah. Ia pun mempersilahkan jika ada berbagai elemen masyarakat untuk memberikan saran dan masukan.

“Media juga boleh sampaikan masukan karena bertanggungjawab juga terhadap demokrasi. Kita harus berpikiran positif,” ujarnya.

Sementara Ketua Fraksi PAN DPRD Lampung, Agus Bhakti Nugroho, mengaku partainya bergabung karena untuk melihat dan mengingatkan jika ada yang kebablasan.

“Dari awal kita menolak. Tapi pada prinsipnya jika tidak masuk dalam pansus gimana kita akan tahu, maka kita masuk. Jika ada yang perlu diingatkan yang melenceng dari demokrasi, kita ingatkan,” kelitnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya