Kemarin Prabowo Copot Ratna, Sekarang Jokowi Copot Koordinator Kampanye di Pasuruan
Anonymous
Surabaya
RILISID, Surabaya — Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Maruf Amin mencopot Setyono selaku Wali Kota Pasuruan yang menjadi koordinator tim kampanye daerah.
Hal ini berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Setyono pada Jumat (5/10/2018).
"Karena beliau ada masalah, ya sebaiknya kami mempersiapkan wakilnya untuk menggatikan sebagai koordinator, agar kota Pasuruan bisa tetap jalan dengan baik," kata Sri Untari Bisowarno selaku Wakil Ketua Tim Kampanye Jatim.
Untari mengatakan, nantinya posisi Setyono akan digantikan Wakil Wali Kota Pasuruan. Hal ini dilakukan agar Setyono bisa fokus menjalankan proses hukumnya.
"Beliau biar konsen untuk mengikuti prosedur hukum dulu. Nanti Pak Ketua Tim yang akan memanggil," ujar Untari.
Ia optimistis, kasus itu tidak akan mempengaruhi konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Pasuruan.
"Tidak, karena ada tim daerah yang ngurus pilpres, yaitu TKD KIK Kota Pasuruan. Korwil hanya bertindak untuk mengoordinir saja, pelaksana semua pemenangan ada di TKD KIK kota," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Kali ini, Wali Kota Pasuruan Setiyono bersama dua orang pejabat Pemkot Pasuruan. Serta satu orang lagi dari pihak swasta.
"Tim telah menghitung uang yang ditemukan dalam rangkaian kegiatan tangkap tangan di Pasuruan. Setidaknya Rp120 juta. Uang ini Diduga sebagai bagian dari komitmen fee terkait 1 proyek di Pasuruan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (4/10/2018).
Menurutnya, OTT ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima sebelumnya bahwa akan ada transaksi yang melibatkan penyelenggara negara dan pihak swasta di Pasuruan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
