Kasus Kekerasan Seksual, Tobas: Sikap NasDem Zero Tolerance
Sulaiman
Bandarlampung
Hal ini juga wajib dilaksanakan oleh seluruh pengurus dan kader Partai NasDem di Lampung.
Selain itu, DPP NasDem juga memahami karakteristik kasus Kekerasan Seksual yang selalu berpotensi memberikan trauma bagi korban dan viktimisasi.
Karenanya, Partai NasDem berharap agar korban mendapatkan pendampingan yang layak dan pemulihan agar hak-hak korban terpenuhi.
"DPP NasDem tegaskan partai tidak akan memberikan perlindungan kepada pelaku kekerasan seksual, siapapun itu, kader atau bukan kader," kata dia.
Ia juga meminta, kepada seluruh jajaran pengurus Partai NasDem tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan korban, membuat rasa takut, dan terancam korban
Atau, memberikan iming-iming dan janji tertentu, termasuk dilarang untuk menutup-nutupi kasus kekerasan seksual atau memberikan informasi tidak benar dalam setiap kasus kekerasan seksual siapa pun pelakunya baik kader atau bukan.
Apabila terdapat pengurus Partai NasDem yang melakukan tindakan-tindakan yang merugikan korban kekerasan seksual, maka berarti pengurus tersebut telah melanggar nilai-nilai perjuangan NasDem yang telah berkomitmen untuk selalu melawan ketidakadilan, membela yang lemah, dan memperjuangkan hak asasi manusia.
"Perintah ini juga berlaku dan ditujukan kepada seluruh jajaran pengurus Partai NasDem se-Provinsi Lampung untuk ditaati dan dilaksanakan," tandasnya. (*)
Pelecehan Seksual
DPRD
Bandarlampung
NasDem
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
