Kader PDIP Harus Move On, yang Main Dua Kaki Diminta Mundur

Darmansyah Kiki

Darmansyah Kiki

Pesawaran

18 November 2020 21:22 WIB
Elektoral | Rilis ID
Konsolidasi internal PDIP di Desa Padangcermin Kecamatan Way Khilau, Rabu (18/11/2020). FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Konsolidasi internal PDIP di Desa Padangcermin Kecamatan Way Khilau, Rabu (18/11/2020). FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Pesawaran — Calon Bupati (Cabup) Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh kader PDIP menatap masa depan kabupaten ini lebih baik lagi.

"Jangan melihat ke belakang lagi dalam menghadapi Pilkada 9 Desember 2020," ingat Dendi saat konsolidasi internal PDIP di Desa Padangcermin Kecamatan Way Khilau, Rabu (18/11/2020).

Dendi berharap semua Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga anak ranting PDIP se-Way Khilau untuk move on dari masa lalu.

Ungkapan Dendi ini terkait diberhentikannya M Nasir sebagai Ketua DPC PDIP Pesawaran.

Menurut Dendi, rekomendasi PDIP untuk dirinya dan Marzuki berdasarkan pertimbangan dan perhitungan yang matang selama berbulan-bulan.

”Ibu Megawati dan Pak Hasto menandatangani rekomendasi tersebut, tentunya menginginkan kemenangan. Apalagi Pak Marzuki adalah kader PDIP," ungkapnya. 

Sementara, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Pesawaran, Bambang, menegaskan seluruh kader wajib mendukung Dendi-Marzuki.

"Jangan sampai ada kader PDIP yang 'main dua kaki'. Kalau iya, silahkan mengundurkan diri, pindah ke partai lain," tegas Bambang yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Pesawaran. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya