KPU Metro Klaim Coklit Seratus Persen, Ada Warga Mengaku Belum Didata, Ini Dia Orangnya
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — Salah satu warga Kelurahan Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, mengaku belum dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh Pantarlih.
Warga tersebut adalah Bima Alif Afiv (24), beralamat di RT 032, RW 008, Kelurahan Tejoagung, Metro Timur.
Bima--sapaannya, mengaku kaget ketika melihat klaim Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro yang menyatakan proses coklit sudah 100 persen.
Karena ia mengaku belum pernah didatangi oleh pantarlih. Bima juga menjelaskan jika ia tinggal dalam satu rumah yang berisi dua kartu keluarga (KK).
KK pertama berisi tiga orang yang terdiri dari tante dan mbah, dan satu keluarganya yang sudah meninggal.
Sedangkan KK kedua berisi dirinya dan adiknya.
"Dan KK pertama ini sudah dilakukan pencoklitan. Itu saya ketahui saat saya pulang dari Bandarlampung dan melihat stiker coklit sudah berada di rumah. Namun hanya satu stiker itu," paparnya kepada rilis.id Lampung, Kamis (18/7/2024).
Kemudian, Bima juga langsung melaporkan hal itu kepada tantenya, bahwa dirinya tidak dicoklit.
Padahal, sebelumnya, di rumahnya masih ada dua buah bekas stiker hasil coklit pada Pemilu 2024.
"Namun, mengapa Pantarlih atau petugas hanya mencoklit KK tante saya saja," keluhnya.
Pantarlih
Coklit
Pilkada 2024
KPU
Komisi Pemilihan Umum
Belum Dicoklit
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
