KPU Metro Klaim Coklit Seratus Persen, Ada Warga Mengaku Belum Didata, Ini Dia Orangnya
Adi Herlambang Saputra
Metro
Bima melanjutkan, awalnya ia sengaja tidak melaporkan hal itu, karena masa tenggang pencoklitan masih berlangsung hingga 24 Juli 2024.
Namun, ia terkejut dengan hasil pencoklitan yang dibagi oleh penyelenggara dengan klaim 100 persen.
Hingga hari ini, tuturnya, pihak PPS maupun Pantarlih belum ada yang mengabarinya perihal coklit.
Saat Bima melakukan pengecekan daftar pemilih tetap (DPT) online, namanya terdaftar di TPS 8 yang cukup jauh dari rumahnya.
"Ya kaget aja, belum dicoklit tapi masuk DPT, harusnya dicoklit lah gitu," tukasnya.
Sementara, Ketua Karang Taruna Kelurahan Tejoagung, Metro Timur, Bangkit Yuda mengaku kecewa dengan kinerja PPS Kelurahan Tejoagung.
Menurutnya, PPS dan Pantarlih Tejoagung tidak cukup piawai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai penyelenggara.
"Satu tidak memilih secara baik pantarlih, kedua tidak memonitor langsung terkait warganya," tegasnya.
Bangkit juga mengatakan bahwa harusnya lebih ada kehati-hatian dalam menyatakan klaim 100 persen progres pantarlih.
Yang lebih disayangkan, ungkap Bangkit, Bima merupakan salah satu pengurus Karang Taruna Tejoagung dan mantan Petugas KPPS pada Pemilu 2024.
Pantarlih
Coklit
Pilkada 2024
KPU
Komisi Pemilihan Umum
Belum Dicoklit
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
