Jokowi Ma'ruf dan Prabowo Sandi Akan Bertemu di Pilpres
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai capres, menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadi cawapresnya.
"Sandiaga mundur dari jabatan wakil gubernur DKI Jakarta. Saya pun meminta beliau mundur dari Gerindra," kata Prabowo saat deklarasi di Kartanegara Jakarta pada Kamis (8/8/2018) malam.
"Saya ingin berjuang dan mengabdi untuk bangsa Indonesia. Insya Allah besok kami akan daftar ke KPU sesudah Salat Jumat di Masjid Istiqlal," tambah dia.
Proses politik ini, kata dia, tidaklah mudah. Ia kerap berkomunikasi dan berunding dengan para tokoh dan elite parpol-parpol. Seperti, PKS, PAN dan Demokrat.
"Ini melelahkan. Untuk membangun koalisi tidak mudah karena banyak yang harus kita pertemukan," terang dia.
"Saya ketemu Mbak Puan Maharani, senior saya Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, saya terus membangun koalisi besar untuk beri solusi pada kesulitan rakyat dan bangsa Indonesia," tambah dia.
Deklarasi Prabowo berlangsung setelah Jokowi mendeklarasikan diri sebagai capres, bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin sebagai pasangannya untuk periode kedua nanti.
"Yang akan mendamping saya sebagai calon wakil presiden 2019-2024 adalah Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin," ujar Jokowi saat deklarasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Ma'ruf menurut Jokowi adalah sosok utuh sebagai tokoh ulama yang bijaksana. Ma'ruf, kata dia, juga pernah sebagai anggota DPRD, DPR, MPR, Wantimpres, Rais Aam PBNU dan juga MUI.
"Dalam kebhinekaan saat ini Ma'ruf juga sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)," ungkapnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
