Jika Terpilih Jadi Wali Kota, Rycko Menoza Janji Ayomi Semua Golongan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

19 Februari 2020 14:50 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rycko Menoza SZP dan istri foto bersama dengan ibu-ibu pengajian. FOTO: IST
Rilis ID
Rycko Menoza SZP dan istri foto bersama dengan ibu-ibu pengajian. FOTO: IST

RILISID, Bandarlampung — Bakal calon wali kota Bandarlampung Rycko Menoza SZP mengatakan seorang pemimpin harus menjunjung tinggi keberagaman dan berkomitmen untuk mengayomi semua lapisan masyarakat.

"Saya berkomitmen untuk mengayomi semua golongan, karena Bandarlampung terdiri atas berbagai latar belakang masyarakatnya," kata Rycko seperti diberitakan Rilis Lampung edisi cetak, Rabu (19/2/2020).

Seperti apa yang diwariskan ayahnya, Sjachroedin ZP, tertanam dalam dirinya bahwa yang tinggal dan menetap di provinsi ini adalah warga Lampung yang harus diayomi dalam bingkai persatuan dan kesatuan.

"Memang ada yang berasal dari keturunan dari daerah lain seperti, Jawa, Medan, Sunda, Bali, Tionghoa dan lainnya. Tetapi karena mereka sudah tinggal dan ikut membangun daerah maka sudah menjadi warga Lampung," kata Rycko.

Begitu juga dengan umat beragama atau kelompok-kelompok tertentu, semua harus mendapatkan dukungan  yang sama sesuai porsinya terutama dalam menikmati pembangunan daerah. Tidak hanya salah satu kelompok saja yang mendapatkan perhatian dan bantuan-bantuan.

Sesuai dengan taglinenya Bandarlampung Baru (Bersih, Aman, Religius, Unggul),  Rycko juga berkomitmen untuk menjadikan Kota Tapis Berseri ini semakin religius jika kelak menjadi wali kota.

Salah satu programnya yakni memberikan bantuan pembangunan dan operasional untuk semua rumah ibadah yang ada di Bandarlampung, termasuk wisata rohani untuk seluruh umat beragama, insentif untuk guru mengaji dan dukungan program untuk semua umat beragama.

Termasuk program umrah, kata dia, perlu dievaluasi agar peruntuknya tepat sasaran, misalnya untuk guru ngaji, atlet-atlet berprestasi atau masyarakat yang telah ikut serta berpartisipasi mendukung pemerintah dalam membangun daerah.

"Pemberian umrah gratis jangan asal-asalan, dan kelompok majelis taklim tertentu saja yang diumrahkan," tegasnya.

Semua itu, masih kata Rycko, adalah uang rakyat yang dikumpulkan dari cucuran keringat masyarakat Bandarlampung, baik dari pajak dan lain-lain.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya