Inilah Mimpi Darmawijaya yang Akan Diwujudkan Kalau Pimpin Tulang Bawang
lampung@rilis.id
Tulang Bawang
RILISID, Tulang Bawang
— Bakal calon Bupati Tulang Bawang (Tuba) Darmawijaya memiliki mimpi besar yang akan diwujudkan jika terpilih menjadi bupati Tuba pada Pilkada 2024.
Darmawijaya yang merupakan perencana ahli utama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, ingin mengabdi untuk melayani masyarakat di tanah kelahirannya.
Sebab menurutnya, pembangunan Tuba saat ini terkesan stagnan dari masa ke masa. Beberapa desa atau kampung belum menikmati pembangunan, meski negara ini sudah merdeka 78 tahun.
”Mimpi saya adalah Tulang Bawang maju dari aspek sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, budaya, dan tidak kalah penting adalah sektor pariwisata,” kata Darmawijaya dikutip dari kanal YouTube RILISID TV, Senin (17/6/2024).
Ia menyebut sektor pariwisata harus didorong karena dapat meningkatkan sumber pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar.
”Karena kunjungan wisatawan itu akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Siapapun yang berkunjung, pasti mereka membutuhkan makan, minum. Ini bagian dari perputaran ekonomi masyarakat atas tumbuhnya sektor pariwisata di wilayah tersebut,” ungkapnya.
Darmawijaya sendiri memiliki tiga visi emas untuk memajukan sektor pariwisata di Tuba. Pertama, membuat alam wisata buatan. Hal ini karena Tuba tidak memiliki geografi alam seperti gunung dan laut.
Kedua, menciptakan agrowisata disebabkan Tuba merupakan daerah perkebunan dan pertanian. Ketiga, menjadikan Tuba sebagai destinasi wisata religi.
Dasarnya, karena Tuba memiliki sejarah yang cukup panjang dan memunyai situs-situs yang cukup banyak seperti cagar budaya dan makam-makam.
Pada akhirnya semua tiga visi di sektor pariwisata ini digerakkan untuk menumbuhkan perekonomian kerakyatan terutama UMKM lokal.
Mimpi Darmawijaya
Pimpin Tulang Bawang
bakal calon bupati Tulang Bawang
Pilkada 2024
Bappenas
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
