Ini Alasan Mantan Pengurus Hanura Berlabuh ke Parpol Lain
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Sejumlah kader Partai Hanura pindah partai karena dualisme kepengurusan partai dengan kepemimpinan Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Sekretaris Jenderal Herry Lontung Siregar dan Ketua Umum OSO dengan Sarifuddin Sudding.
Anggota DPRD Yozi Rizal contohnya, dia berlabuh ke Partai Demokrat untuk melanjutkan perjuangannya di partai politik.
"Saya tak ingin dikait-kaitkan dengan masa yang telah lalu, karena saya ingin berkata apa adanya. Jika itu baik maka dengan tulus ikhlas akan saya katakan baik, dan bila itu buruk saya tak ingin mengumbar kata bernada cela," kata Yozi, Jumat (20/7/2018).
Dengan diajukan sebagai Bakal caleg (bacaleg) oleh DPD Partai Demokrat di Dapil V Waykanan dan Lampung Utara, dirinya siap bersama barisannya ditambah 13 Kabupaten/Kota di Lampung untuk merebut hati rakyat dan mengembalikan kejayaan di Pileg 2019, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2009 Partai Besutan SBY menjadi partai pemenang di Lampung.
"Mari kita bersama saling menguatkan, mengokohkan dan menjemput menang," kata dia.
Mantan Sekretaris DPD Hanura Lampung, Nurhasanah juga mengatakan dia berpindah dari Hanura ke partai Berkarya untuk terus berkontribusi untuk rakyat Lampung.
"Saya memutuskan untuk mengambil sikap bergabung dan menjadi caleg partai Berkarya untuk DPRD Provinsi Lampung itu pada Jumat yang lalu setelah saya istikharah minta yang terbaik," kata Nurhasanah.
Dia berpindah parpol akibat kekecewaannya terhadap Ketum Oesman Sapta Odang (OSO) yang tidak mencalonkan jadi DPR RI, lebih memilih jadi calon DPD RI.
"Pak OSO aja nyalon DPD RI, bukan DPR RI, makanya ya sudah kita pun cari yang lebih nyaman," kata dia.
Rita Purnamawati, mantan bendahara DPD Partai Hanura Lampung juga berpindah, dia melabuhkan ke Partai NasDem.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
