Heboh, PDIP Metro Daftarkan Calegnya Diiringi Pertunjukkan Reong Ponorogo
Achmad Eka Saputra
Metro
RILISID, Metro — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Metro mendaftarkan 25 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dengan menggunakan pakaian adat Nusantara dan diiringi pertunjukan kesenian Reog Ponorogo.
Berdasarkan informasi yang diterima Rillis. Id Lampung, Pengurus PDIP beserta puluhan bacalegnya yang diiringi Reog Ponorogo itu berjalan kaki sepanjang 200 meter sebelum memasuki kantor KPU Kota Metro.
Ketua DPC PDIP Kota Metro, Anna Morinda menyebut meski terdapat persyaratan yang berbeda dengan pemilu sebelumnya, Namun, pihaknya telah selesai mempersiapkan seluruh persyaratan yang telah ditentukan oleh KPU.
Anna menjelaskan, dari 25 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU Metro setengahnya merupakan anak muda dan terdapat 30 persen keterwakilan perempuan di dalamnya.
"Hari ini ada 25 orang Bacaleg yang kami daftarkan, bagi PDI Perjuangan Pemilu 2024 bertemakan budaya nasional, jadi ini untuk mengingatkan kita kembali bahwa meski kita berbeda-beda tetapi tetap satu Bhenika Tunggal Ika," jelas Anna, Kamis (11/5/2023).
"Ini juga menarik bagi PDI Perjuangan, karena selama 3 periode PDIP Perjuangan selalu di atas 30 persen. Dari 5 anggota legislatif di periode ini terdapat dua yang perempuan," tambahnya.
Wanita yang dulunya merupakan Ketua DPRD Kota Metro tersebut juga meminta dukungan dari masyarakat untuk memenangkan para kadernya serta memenangkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia.
"Kami juga memohon doa restu selain pendaftaran legislatif hari ini, juga kita memohon dukungan untuk kemenangan Pilpres 2024 dengan calonnya yaitu Ganjar Pranowo," kata dia.
Salah seorang Bacaleg muda PDI Perjuangan, A. Cahyadi Lamnunyai mengaku terjun ke Politik dan memilih PDI Perjuangan sebagai partai yang diharapkan dapat menghantarkannya dalam mengawal kepentingan masyarakat.
"Partai PDI Perjuangan ini kan partai wong cilik, yang dimana identik dengan kesederhanaan dan dekat dengan masyarakat menengah kebawah. Sehingga saya sebagai anak muda wajib untuk melestarikan jiwa dan budaya tersebut," bebernya.
Metro
KPU Metro
PDIP Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
