Grace Natalie Sindir Prabowo: Indonesia Rusak karena Mertuanya
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, meyakini, capres Prabowo Subianto hanya akan menyampaikan retorika pesimisme dan ketakutan di debat Pilpres 2019 nanti.
Prabowo, kata Grace, akan tampil seolah-olah sebagai seorang pahlawan yang akan menyelamatkan bangsa Indonesia.
Hal itu disampaikan Grace usai menghadiri pertemuan dengan capres Joko Widodo dan para ketum partai politik koalisi pendukungnya di Jakarta, Selasa (15/1/2019) malam.
"Padahal dia sedang menipu publik bahwa kerusakan Indonesia justru terjadi pada masa mertuanya, Soeharto, berkuasa. Dan, Pak Prabowo meyokong kekuasaan yang penuh korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) itu," katanya.
Grace mengatakan, apa yang disampaikan oleh Prabowo nanti sangat kontras dengan Jokowi yang memang sudah berpengalaman dalam memimpin pemerintahan.
Dia pun yakin, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan unggul dari Prabowo dalam debat pilpres nanti. "Di sinilah keunggulan Pak Jokowi yang telah berpengalaman dan sudah terbukti menjadi pelayan rakyat yang baik sejak menjadi wali kota di Solo, gubernur di Jakarta dan presiden pada periode pertama," ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Jokowi dan para ketum parpol pendukung itu, ungkap Grace, capres nomor urut 01 tersebut memberikan pemaparan dan arahan serta mengevaluasi perjalanan kampanye beberapa bulan terakhir ini.
Sementara, lanjut dia, para ketum juga memberikan masukan dan arahan bagaimana kampanye yang efektif dan produktif hendaknya dilakukan.
"Dari pemaparan Pak Jokowi dan juga masukan dari para ketua umum, saya semakin yakin Pak Jokowi akan unggul di debat pertama nanti," ungkap Grace.
"Debat sejatinya tidak hanya perang retorika dan silat kata-kata. Tapi sampai sejauh mana capres mengerti isi dan substansi masalah dan solusi konkret menyelesaikannya," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
