Golkar Tak Ingin Saingi PDIP soal Cawapres Jokowi
Taufiq Saifuddin
RILISID, — RILIS.ID, Jakarta— Politisi Senior Golkar Rully Chairul Azwar, mengakui adanya kedekatan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan partainya. Kendati demikian, partainya belum ingin membicarakan soal siapa pendamping Jokowi di Permilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Menurut Rully, kewenangan sepenuhnya ada pada Jokowi. Partai Golkar tidak ingin, karena kedekatan ini pihaknya disebut-sebut ingin menyaingi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
"Kita tidak punya pretensi bersaing dengan PDIP, tidak ada," ujar Rully kepada rilis.id di Jakarta, Sabtu (20/1/2018).
Rully mengungkapkan, baik Golkar maupun PDIP masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai partai pendukung Pemerintah. Apabila, PDIP juga memutuskan untuk mendukung Jokowi, hal tersebut sepenuhnya hak PDIP.
"Kalau memang dia (PDIP) mau mendukung calon yang sama, yang pasti Pak Jokowi punya kedekatan dengan PDIP dan Golkar tidak bisa ikut campur," jelasnya.
Ia juga menyebutkan, hubungan PDIP dengan Jokowi jauh lebih dulu terbangun dibandingkan Golkar. Sehingga, akan lebih baik jika kedua partai besar ini mendorong keberhasilan Jokowi untuk periode selanjutnya.
"Kami tentu tidak bisa iri, hubungan PDIP dengan Pak Jokowi jauh lebih dulu daripada Golkar. Itu tidak bisa dipungkiri dan tak jadi persoalan. Ke depan, Pak Jokowi dengan keberhasilan sekarang bisa kita dukung lagi bersama-sama," imbuh Ketua Lembaga Pengkajian MPR ini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
