Gerindra: Rakyat Tak Terpengaruh Lagi dengan Propaganda Lembaga Survei
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan, saat ini masyarakat di Indonesia sudah tidak lagi percaya dengan lembaga survei.
Menurut Nizar, lembaga survei saat ini sudah kehilangan legitimasinya karena telah merangkap menjadi konsultan politik bagi pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan bertugas membuat propaganda kepada rakyat.
"Rakyat tidak terpengaruh dengan propaganda lembaga survei. Setiap kunjungan Pak Prabowo-Sandi pasti disambut lautan manusia, tanpa dibayar, tanpa dikerahkan," katanya kepada rilis.id, Rabu (16/1/2019).
Nizar mengamini pernyataan mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli yang meminta rakyat tak usah percaya lagi dengan lembaga survei karena tak jujur dalam merilis hasil surveinya. Menurut Nizar, yang disampaikan Rizal Ramli itu adalah fakta dari masyarakat.
"Pernyataan Pak Rizal Ramli adalah fakta. Apalagi Pak Rizal pernah deklarasi calon presiden dan sudah sering keliling Indonesia, tahu kondisi rakyat yang sebenarnya, keluhan di mana-mana, rakyat butuh perubahan, rakyat butuh pemimpin baru," ujarnya.
Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu menilai, selama ini lembaga survei hanya melayani kepada pihak yang membiayainya. Sehingga, menurutnya, wajar apabila rakyat tak percaya lagi dengan hasil lembaga survei tersebut.
"Sebagai oposisi kami tidak sanggup memenuhi argo yang ditawarkan oleh lembaga survei karena oposisi logistiknya terbatas. Lain dengan penguasa yang banyak duit berani bayar berapapun yang diminta lembaga survei," ungkap Nizar.
Dia juga menyayangkan adanya sejumlah petinggi dari lembaga survei yang kerap menyerang capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu, lanjut dia, tidak patut dilakukan oleh sebuah lembaga survei.
"Lihat saja fenomena pimpinan lembaga survei yang tiap hari memproduksi meme menyerang kami. Masak model begitu masih dibilang independen. Lembaga survei sudah membabi-buta mengkampanyekan kemenangan petahana dan selalu menyerang kami," tandasnya.
Sebelumnya, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengungkapkan keyakinannya bahwa paslon Prabowo-Sandi akan menang di Pilpres 2019. Dirinya kemudian meminta rakyat untuk tidak percaya dengan lembaga survei.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
