Fenomena 'Power of Emak-emak' di Pilkada Jatim, Ini Alasannya

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

29 Juni 2018 15:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
FOTO: Instagram/@khofifah.ip
Rilis ID
FOTO: Instagram/@khofifah.ip

RILISID, Surabaya — Direktur lembaga survei  Surabaya Survey Center (SSC), Mochtar W Oetomo, mengatakan ada fenomena "The Power Of Emak-emak" dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 di Jawa Timur. 

Pasalnya, banyak kandidat perempuan memenangkan pertarungan mengalahkan kandidat  laki-laki. 

"Hal itu terjadi karena beberapa faktor," kata Mochtar di Surabaya, Jumat (29/6/2018).

Pertama, lanjut Mochtar, adalah keseimbangan elektoral. Sesungguhnya selama ini mayoritas pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) adalah perempuan bukan laki-laki. 

"Dulu suara perempuan yang mayoritas ini selalu tersaluran ke laki-laki. Maka, ketika semakin banyak perempuan yang menjadi calon, dengan sendirinya kecenderungannya terjadi pergeseran. Natural memilih atas dasar kesamaan," katanya.

Sekadar diketahui, pada Pilkada serentak di Jawa Timur tujuh perempuan terpilih yakni Khofifah Indar Parawansa (Cagub Jatim terpilih), Puput Tantriana Sari (Cubup Probolinggo terpilih), Lilik Muhibah (Cawawali Kota Kediri terpilih), Ana Muawanah (Cabup Bojonegoro terpilih), Mundjidah Wahab (Cabup Jombang terpilih), Ika Puspitasari (Cawali Kota Mojokerto terpilih), Indah Amperawati (Cawabup Lumajang terpilih). 

Dijelaskannya Mochtar, pemilih perempuan lebih loyal. sebagaimana karakter dasarnya, perempuan cenderung lebih loyal dan punya strong voters.

"Sementara laki laki cenderung soft voters. Iini membuat calon perempuan memiliki basis pemilih lebih kuat dibanding laki-laki seperti Kkhofifah dengan Muslimatnya," tambahnya. 

Selain itu, kata Mochtar, perempuan lebih fotogenik dan lebih good looking

"Natural dalam konteks peradaban media dan medsos seperti sekarang ini jika calon perempuan lebih mendapat perhatian," tambahnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya