Elektabilitas Belum Cukup, Pengamat: Fahri Hamzah-Anis Matta Harus Realistis 

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

7 Februari 2018 12:29 WIB
Elektoral | Rilis ID
Fahri Hamzah dan Anis Matta. FOTO: Instagram @fahrihamzah
Rilis ID
Fahri Hamzah dan Anis Matta. FOTO: Instagram @fahrihamzah

RILISID, Jakarta — Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Gun Gun Heryanto, menilai, pasangan Fahri Hamzah dan Anis Matta yang rencananya maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 masih jauh dari harapan. 

Sebab, kedua pasangan tersebut belum memiliki modal elektabilitas yang cukup. 

"Menurut saya harus realistis elektoralnya dan menghitung modal dasar elektoral belum cukup. Dua-duanya belum tepat," ujar Gun Gun kepada rilis.id, di Jakarta, (7/2/2018).

Ia mengatakan, akseptabilitas Anis Matta maju di Pemilu tahun depan sudah cukup baik. Namun, kata dia, Anis memiliki kendala pada kendaraan partai politik.

"Anis Matta sedang political marketing itu. Tapi langkanya berat, Anis Matta kan bukan arus utama PKS di perode ini. Kalau langkahnya di PKS agak susah. Kalau dilihat isu elektabilitas dan popularitas cukup bunyi," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai Fahri Hamzah sebagai politisi tingkat popularitasnya tinggi. "Tapi yang populer belum tentu tingkat keterpilihannya tinggi dua hal yang berbeda," tandasnya.

Sebelumnya, Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) ke-1 digelar di Hotel Royal Kuningan, memutuskan merekomendasikan Fahri Hamzah dan Anies Matta sebagai calon presiden dan calon wakil presiden 2019 nanti.

"Keluarga Alumni KAMMI berbulat hati mencalonkan Fahri Hamzah dan M Anis Matta untuk menjadi calon presiden Republik Indonesia dalam Pilpres tahun 2019. Selanjutnya kami meminta kepada mereka berdua untuk terus berkomunikasi dengan berbagai pihak hingga proses pencalonan dan penetapan,” kata Sekjen KA KAMMI Rahman Toha dalam keterangan pers yang diterima rilis.id, Jakarta, Minggu (4/2) kemarin.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya