Efektif Mobilisasi Massa, Alumni 212 Bisa Diperhitungkan Parpol
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Firman Manan, mengatakan, Persaudaraan Alumni 212 bisa memiliki daya tawar bagi partai politik. Pasalnya, gerakan ini dinilai dapat memobilisasi massa secara masif.
"Karena itu salah satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka mempunyai basis massa yang konkret, yang dalam konteks elektoral, tentu dibutuhkan oleh parpol," kata Firman kepada rilis.id, Kamis (31/5/2018).
Tanpa mampu memobilisasi massa, ujar Firman, PA 212 tak memiliki posisi tawar agar aspirasinya diterima oleh parpol. Apalagi, ujarnya, parpol juga mempunyai kepentingan yg belum tentu sejalan dengan aspirasi kelompok tersebut.
"Sebagai contoh pada Pilkada 2018, PA 212 juga merekomendasikan sejumlah nama untuk posisi kepala daerah, namun tidak diakomodasi oleh parpol," ujarnya.
Dia menyebut, mobilisasi yang efektif untuk diperhitungkan parpol adalah dengan melakukan aksi sebagai daya tawar. Salah satunya, seperti yang dilakukan saat aksi 212 pada 2017 yang lalu.
"Walaupun secara realita, agak sulit untuk membangun isu yang dapat secara efektif mengumpulkan massa seperti yang lalu," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
