Dugaan Money Politics, Sejumlah Ormas Desak Pilkada Ulang
Muhammad Iqbal
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Puluhan massa yang tergabung dari berbagai ormas padati Tugu Adipura Kota Bandarlampung, Sabtu (30/6/2018) siang.
Mereka menggelar aksi demo terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh paslon gubernur-wagub, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim dalam Pilgub Lampung 2018.
Gabungan ormas tersebut adalah KIPP, JRMK, FPML, LASPRI, OMPTR, OPTR, Humanika dan Siger.
Koordinator aksi, Rismayanti Borthon meminta terhadap Bawaslu dan Polda Lampung untuk segera memproses perkara dugaan politik uang tersebut.
“Lampung ini punya kita, jadi jangan pernah kita kasih kesempatan kapitalisme yang mengacak-ngacak tanah kelahiran kita,” katanya melalui pengeras suara.
Menurutnya Bawaslu dan Gakkumdu terkesan melempem atas laporan tersebut.
“Bawaslu dan sentra Gakkumdu yang lain seperi Polda Lampung harus tegas menindak segala bentuk pelanggaran pemilu berupa politik uang yang (diduga) dilakukan oleh Arinal-Nunik,” ujarnya.
Terpisah, Aryo Sekertaris Komite Independent Pemantau Pemilu (KIPP) mengatakan terkait dugaan politik uang tersebut pihaknya meminta paslon Arinal-Nunik untuk didiskualifikasi dan dilakukannya pilkada ulang.
“Kalau pemimpin yang terpilih dengan cara curang kita biarkan melenggang, berarti sama saja kita biarkan tanah Lampung yang kita cinta ini diambang kehancuran,”singkatnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
