Ditanya soal Tim 10, Mingrum: Silakan Konfirmasi Pak Herman dan Sutono

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

30 Mei 2018 10:46 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Tim Pemenangan Herman HN - Sutono, Mingrum Gumay. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Ketua Tim Pemenangan Herman HN - Sutono, Mingrum Gumay. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Ketua Tim Pemenangan Herman HN – Sutono, Mingrum Gumay, mengaku tidak mengetahui adanya pengalihan dukungan tim sukses atau Tim 10 kepada pasangan calon nomor urut 1 M.Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri (Ridho-Bachtiar).

Pasalnya, Mingrum sampai saat ini tidak pernah mengetahui atau dilaporkan terkait pembentukan tim sukses oleh Herman HN dan Sutono. (Baca: Tim Sukses Herman-Sutono Alihkan Dukungan ke Ridho-Bachtiar)

Menurut Mingrum, Tim 10 tersebut di luar bentukan partai dalam hal ini PDIP sebagai partai pengusung Herman-Sutono.

“Silakan konfirmasi ke Pak Herman dan Pak Sutono, karena mereka yang tahu tentang tim pemenangan di luar partai,” katanya kepada Rilislampung.id, Rabu (30/5/2018).

Hingga berita ini diturunkan, Herman HN dan Sutono belum bisa dikonfirmasi. Termasuk juru bicaranya, Rakhmat Husein.

Diketahui, Tim 10 yang tersebar di Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Waykanan dan Lampung Utara, telah mengalihkan dukungan kepada Ridho-Bachtiar.

Tidak hanya itu, Tim 10 juga membawa 103 koordinator kecamatan (Korcam) Tim Herman-Sutono dari lima kabupaten tersebut.

Ketua Tim 10 Lampung Barat, Santo, menjelaskan bahwa acara pengalihan dukungan dari Herman-Sutono kepada Ridho-Bachtiar dilaksanakan di sebuah rumah makan di Bandarlampung, pada Selasa (29/5/2018) malam.

“Acaranya hanya buka puasa dan silaturahmi saja tanpa membahas hal-hal politik. Dan pernyataan sikap pengalihan dukungan ke Ridho-Bachtiar itu memang sudah disiapkan,”  kata Santo. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya