Didukung TGB, NasDem Banggakan Kinerja Jokowi

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

6 Juli 2018 10:36 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Partai NasDem menyambut baik keputusan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), yang mendukung Presiden Joko Widodo melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua.

Politisi NasDem yang juga Anggota DPR asal NTB Kurtubi menilai, keputusan TGB tersebut sebagai sesuatu hal yang logis. Pasalnya, selama Jokowi memerintah banyak peningkatan di daerah yang dipimpin TGB itu. 

Meskipun pada saat itu dukungan terhadap Jokowi masih minim, kata  Kurtubi, namun mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat serius bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat tanpa melihat dukungan sewaktu Pilpres yang lalu. 

"Jokowi bekerja untuk seluruh rakyat dan daerah. Sekalipun di NTB di mana pada saat Pilpres lalu, hanya didukung sekitar 20 persen rakyat NTB,” ujar Kurtubi di Jakarta, Kamis (7/7/2018).

Kurtubi melanjutkan, rendahnya dukungan rakyat NTB tersebut bukan halangan bagi Jokowi untuk memperhatikan daerah yang tingkat kemiskinan relatif sangat tinggi sekitar 20 persen. Ia mengklaim, perhatian Jokowi yang besar terhadap NTB terbukti dengan seringnya Jokowi mengunjungi NTB sampai 8 kali dalam 4 tahun ini. 

"Sejauh ini di bawah Gubernur TGB, NTB sudah banyak kemajuan pemadaman listrik sudah jauh berkurang,” katanya.

Tak hanya itu, Kurtubi mengungkapkan, angka kemiskinan NTB di era Presiden Jokowi juga turun signifikan. KEK Berbasis Wisata di Mandalika NTB juga telah menjadi tujuan wisata halal dunia.

“Terbitnya RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Global Hub Kayangan senagai langkah awal menuju pembangunan pelabuhan Laut Dunia yang terintegrasi dengan kilang BBM dan kota industri baru di Lombok Utara,” pungkasnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya