Diam-diam, Mencari Dukungan dari Pondok Pesantren

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

8 Oktober 2018 07:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Pondok pesantren seperti punya magnet tersendiri bagi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Laiknya lumbung suara, para kandidat capres-cawapres berebut dukungan dari kalangan santri.

Seperti halnya yang dilakukan Cawapres nomor urut 02, Ma'ruf Amin pada Minggu, 7 Oktober malam. Ia melangsungkan pertemuan tertutup dengan sejumlah ulama dan kiyai asal Jawa Timur, Surabaya.

"Pertemuan ini cuma silaturahmi saja dengan ulama dan kiai di Jawa Timur," kata dia seperti dilansir Antara, kemarin.

Pertemuan yang berlangsung di Hotel JW Mariott Surabaya itu tampak berlangsung dua kali, yang semuanya tertutup bagi wartawan.

Pasangan Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 itu pertama menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah ulama yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB, yang disebut sebagai pertemuan khusus.

Pertemuan kedua, digelar di ruang lain masih di Hotel JW Mariott Surabaya, pada sekitar pukul 20.30 WIB. Pertemuan kedua itu dihadiri oleh ketua pengurus cabang Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur.

Sejumlah ulama besar yang tampak menemani KH Ma'ruf Amin dalam pertemuan yang berlangsung tertutup di Hotel JW Mariott Surabaya di antaranya KH Zainuddin Djazuli, yang merupakan pengasuh pondok pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Selain itu juga terlihat mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Prof. Dr. H. Ali Maschan Moesa, Msi.

"Pertemuan ini sama sekali tidak membahas tentang pemilihan presiden. Ini murni silaturahmi dengan ulama. Di antaranya kami tadi berbicara tentang Hari Santri dan lain sebagainya yang berhubungan dengan urusan ulama," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf juga membantah kepentingannya bertemu para ulama bukan untuk berkampanye. Hal ini ia sampaikan usai menghadiri penutupan Rapimnas Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU), di Jakarta, Jumat 5 Oktober lalu.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya