Dari Sembilan Bacabup yang Diundang PWI Mesuji, Lima Tidak Hadir, Satu Dijadwal Ulang
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
Sebelumnya, Yulivan sempat menyanggupi hadir di PWI Mesuji, dengan catatan jadwalnya diubah. Namun sampai hari ini, Yulivan melalui pesan singkatnya mengatakan masih berada di Jakarta.
Berikutnya, Haryati Candralela, mantan wakil bupati Mesuji, juga politisi asal Golkar itu menjelaskan belum siap sampaikan visi misi, sehingga tidak bisa hadiri undangan PWI Mesuji.
Seterusnya, Syamsudin yang juga Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Mesuji, juga tidak berkenan hadir dalam acara kupas visi misi, karena masih berstatus ASN.
"Saya masih ASN, sementara waktu saya belum bisabisa. Terimakasih, salam hormat untuk Ketua PWI dan jajarannya," ujarnya.
Terakhir, Ketua DPC PKB Mesuji, Ervin Nurmasita, juga diundang karena melihat balihonya juga bertebaran di Mesuji.
Melalui suaminya, Abdul Karim Mahfud atau Gus Karim, juga belum berkenan hadir.
"Masih di Jakarta, nanti kalau sudah pulang, saya hubungi lagi," ujarnya.
Dari semua bakal calon bupati tersebut tinggal Elfianah Khamami, yang sebelumnya dijadwalkan 29 Juli 2024. Namun karena kesibukannya yang juga sebagai Ketua DPRD Mesuji, meminta jadwal ditunda sampai Tanggal 10 Agustus 2024.
Panitia Pelaksana kegiatan tersebut, Erwin, berharap sebenarnya semua bakal calon bisa menyampaikan apa visi misinya maju sebagai calon Bupati Mesuji.
Karena ketika disampaikan saat ini, kata Erwin, publik bisa menilai apakah bakal calon tersebut punya kapasitas dalam memimpin Mesuji lima tahun kedepan. (*)
Visi misi
Bacabup Mesuji
pilkada 2024
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
