Coklit di Metro Sudah Dimulai, KPU Harap Masyarakat Terbuka
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — KPU Kota Metro mulai melakukan pencocokkan dan penelitian (coklit) data pemilih di wilayahnya. Kegiatan itu dibuka pada Minggu (12/2/2023). Namun, mulai berjalan pada Senin (13/2/2023) hingga Selasa (14/3/2023).
Anggota Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Ahmad Fatoni, mengatakan Coklit dilakukan untuk pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2024.
"Nanti yang melakukan Coklit ialah Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih)," kata Fatoni saat ditemui di ruangannya.
Ia menjelaskan Pantarlih bertugas untuk memverifikasi data pemilih secara langsung ke rumah masing-masing calon pemilih. Setiap Pantarlih juga memiliki tanggung jawab memverifikasi data pemilih di TPS masing-masing.
"Jadi di Metro ada 460 TPS, dan jumlah Pantarlih sesuai jumlah TPS.
Fatoni menjelaskan, setelah dilakukan Coklit di tiap TPS, Pantarlih akan melaporkan hasilnya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS).
"Setelah itu PPS melaporkan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan kemudian dilaporkan kepada KPU Metro, jadi berjenjang sistem pelaporan hasil verifikasinya," jelasnya.
Menurut Fatoni, diperkirakan akan terdapat beberapa kendala ketika dilakukannya Coklit oleh Pantarlih di lapangan.
"Tantangannya seperti ketika melakukan Coklit itu seperti yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah," kata Fatoni.
"Atau bisa juga ada masyarakat yang kurang peduli dan tidak tahu bahwa dirinya belum terdaftar sebagai pemilih," sambungnya.
KPU
Coklit
Pantarlih
Komisi Pemilihan Umum
Pemilu 2024
Berita Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
