Caleg PDIP Bandarlampung Dilarang "Makan Suara" Kawan

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

25 Agustus 2023 13:42 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua DPC PDIP Lampung Wiyadi saat sambutan Rakercab PDIP Bandarlampung di Lengkung Langit, Jumat (25/8/2023). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Ketua DPC PDIP Lampung Wiyadi saat sambutan Rakercab PDIP Bandarlampung di Lengkung Langit, Jumat (25/8/2023). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Ketua DPC PDIP Bandarlampung mengimbau kepada seluruh Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Bandarlampung dari PDIP untuk tidak saling sikut dalam perebutan suara di setiap Dapil.

Hal tersebut disampaikan Wiyada saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDIP Bandarlampung di Lengkung Langit Bandarlampung, Jumat (25/8/2023).

Wiyadi mengatakan, kepada seluruh Bacaleg di setiap Dapil, jangan saling 'memakan suara' kawan (sesama PDIP). Menurutnya lawan sesungguhnya adalah Bacaleg dari partai lain. 

"Ini sesama dapil, baru DCS saja suda saling ribut," katanya.

Dirinya meminta, Bacaleg sesama Dapil harus berkomunikasi dan bekerjasama bagaimana caranya memperoleh suara banyak.

"Gimana kita mau menang, lawan kita itu mereka ada yang kuning ada biru ada putih. Jadi tarung itu lawannya di luar bukan di internal partai," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Bacaleg Bandarlampung untuk tidak gentar, hanya karena, Bacaleg dari partai lain sudah menebar baliho atau banner.

Wiyadi menegaskan, sejak dulu DNA PDIP adalah petarung. Kalau hanya karena lawan sudah tebar baliho dan banner sudah takut, lepas saja baju merahnya atau ganti bantengnya jadi sapi.

"Jadi ada yang sudah kontak saya, dia bilang bagaimana saya mau menang, caleg lain saja sudah tebar baliho. Saya bilang, kamu punya Tuhan dan agama tidak, kalau kamu sudah takut denga baliho berarti kamu musyrik," tandasnya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Bacaleg PDIP

Saling Sikut Bacaleg

PDIP Bandarlampung

PDIP

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya