Cak Imin Minta Semua Pihak Berpolitik Santun
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta semua pihak mewujudkan politik yang santun. Adapun santun yang dimaksud yakni para pendukung termasuk akar rumput pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden tidak saling caci maki.
"Politik yang santun hampir kehilangan tempat di era media sosial ini," kata Muhaimin saat peluncuran Musabaqah Kitab Kuning dalam rangkaian peringatan Hari Santri di Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu (14/10/2018).
Cak Imin memahami, hadirnya kecanggihan teknologi seperti media sosial membuat politik semakin tegang. Ini mengingat siapapun dapat dengan leluasa beropini dan melemparnya ke publik.
Berbeda dengan era sebelumnya, dikatakannya opini hanya bisa disampaikan ke publik melalui media massa yang telah melewati proses keredaksian sebagai penyaring.
Oleh karena itu, cak Imin menilai sudah saatnya politik mengantarkan pada kehidupan sosial yang lebih beradabm termasuk dengan mengajak kalangan santri untuk melibatkan diri dengan membawa nilai-nilai keulamaan, kesantrian, dan kepesantrenan di antaranya kebenaran, kesabaran dan kejujuran.
"Kebenaran yang disampaikan dengan kesabaran akan menguatkan dan mencerahkan hati. Keberanian yang disertai kejujuran akan menumbuhkan keadilan, kejujuran yang disertai kecerdasan akan menumbuhkan kearifan," tutupnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
