Buat Unicorn, Ma'ruf Sebut Jokowi Sudah Siapkan 'Tol Langit'

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

25 Februari 2019 09:19 WIB
Elektoral | Rilis ID
Driver ojek oline. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Driver ojek oline. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Calon Wakil Presiden nomor 02, Ma"ruf Amin menyebut, pemerintahan Joko Widodo terus melakukan percepatan pembangunan insfrastruktur.

Bahkan bukan saja tol darat dan laut, kata Ma'ruf, Jokowi pun telah menyiapkan 'tol langit'. Istilah tersebut digunakan Ma'ruf merujuk pada pertumbuhan ekonomi digital terkait teknologi informatika.

"Tidak saja tol darat, tol laut tol udara, tapi saya sebutnya juga "tol langit" yaitu namanya yang kita gunakan untuk digital," ujar Ma"ruf di Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019). 

Menurut Ma'ruf, ekonomi digital telah berkembang pesat saat ini. Apalagi, empat perusahaan rintisan karya anak bangsa kini berstatus unicorn atau nilai perusahaan di atas US$1 miliar.

"Lahirlah unicorn-unicorn yang besar. Insya Allah ke depan lahir juga perusahaan start up-start up yang tumbuh karena ada digitalisasi tersedia infrastrukturnya," ungkapnya.

Sebelumnya istilah unicorn menjadi perbincangan publik di jagat maya karena muncul dalam debat antar calon presiden beberapa waktu lalu.

Awalnya, calon presiden Jokowi menanyakan kepada sang penantang, Prabowo Subianto, soal pandangannya tentang perkembangan usaha rintisan di bidang teknologi.

"Apa yang Bapak lakukan untuk mengembangkan unicorn di Indonesia?" ujar Jokowi bertanya saat debat.

Namun, Prabowo menjawab dengan memperkirakan bahwa yang dimaksud unicorn oleh Jokowi adalah berkaitan dengan dunia online. "Unicorn maksud Bapak yang online-online itu, ya?" kata Prabowo saat memulai jawaban. Hal ini pula yang kemudian memunculkan hashtag di Twitter #02GagapUnicorn.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya