Bermasalah, Rapat Perdana Panlih Wabup Mesuji Dihentikan

Juan Situmeang

Juan Situmeang

Mesuji

16 April 2020 19:00 WIB
Politika | Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
ILUSTRASI: RILISLAMPUNG.ID/ Kalbi Rikardo

RILISID, Mesuji — Dinamika politik pemilihan wakil bupati (wabup) Mesuji mulai menunjukkan riak-riaknya.

Baru saja dibentuk, Panitia Pemilihan (Panlih) wabup Mesuji langsung mengadakan rapat  di RM Citra Intan, Jalintim, KM 180, Desa Simpangmesuji, Simpangpematang, Kamis (16/4/2020).

Rapat semi formal itu dihadiri 15 anggota panlih yang baru saja disahkan dalam paripurna DPRD Mesuji  sehari sebelumnya (baca: Panlih Wabup Mesuji Diajukan, Ini Daftarnya

Agenda dalam rapat pertama itu adalah membentuk struktur alias menunjuk ketua dan sekretaris. Menariknya, rapat tidak menggunakan mekanisme undangan resmi.

Rapat usai makan siang itu hanya berjalan sekitar satu jam, lalu diskors. Hal itu karena beberapa anggota dewan tidak setuju dengan situasi yang terjadi.

Pantauan rilislampung.id, terjadi perdebatan sepanjang rapat. Terutama mengenai tata tertib (tatib) dan aturan dalam pemilihan cawabup. Selain itu belum tercetaknya tatib akibat percetakan salah ketik beberapa pasal.

Salah satu anggota panlih, Parsuki (Partai Golkar) mengatakan rapat harus diskors karena pemilihan ketua panlih belum layak dilakukan.  

”Tidak jelas ini tatibnya. Saya karenanya diam saja tadi dalam rapat,” katanya. 

Iwan Setiawan (Gerindra) juga berpendapat sama. ”Saya orang pertama yang minta ini diskors. Kalau sampai tahu dunia luar, malu ini,” ujarnya. 

Namun saat ingin dikonfirmasi lebih jauh, mengenai materi apa yang membuat kondisi menjadi masalah, Iwan melalui ponselnya pukul  17.39 wib, dua kali ditelepon tidak menjawab.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya