Aksi di Lampung Selatan, KRPDL: Tolak Hasil Pilgub, Usut PT SGC

Default Avatar

Anonymous

Lampung Selatan

6 Juli 2018 14:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Korlap aksi Koalisi Rakyat Penyelamat Demokrasi Lampung (KRPDL), Nurul Ikhwan. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Korlap aksi Koalisi Rakyat Penyelamat Demokrasi Lampung (KRPDL), Nurul Ikhwan. FOTO: Istimewa

Bahkan, kata Arinal kemenangan yang sudah diraih ini adalah kemenangan dari rakyat Lampung. 

"Saya diberikan amanah oleh rakyat, Tuduhan money politics, kami tidak tahu,  dan gak  ada itu. Kami bekerja sesuai dengan aturan aturan," katanya. 

Nunik menambahkan bahwa pihaknya sudah terbuka kepada publik, baik di setiap mereka melakukan kampanye. Begitu pula kampanye mereka saat bulan Ramadan hingga memasuki hari tenang. 

"Kita sesuai perintah aturan, Ini berjalan fair. Ketika orang menyampaikan aspirasinya itu boleh saja," klaimnya. 

Sementara,  mengenai indikasi keterlibatan PT SGC menyokong dana besar untuk paslon 3, Ketua DPD II Partai Golkar Lampung Tengah (Lamteng), Musa Ahmad menyangkalnya.

Menurut Musa, tudingan itu tidak relevan. Yang jelas begini, semua kan sedang berproses. Bahkan di Lamteng sudah ada tiga temuan money politics dan telah ditindaklanjuti oleh Panwaslu. Kita bicara sesuai fakta dan data saja, jangan sekadar asumsi dan katanya-katanya,” katanya ketika dikonfirmasi rilislampung.id, Kamis (5/7/2018).

“Jangan sampai menggiring opini yang tidak baik, justru kita mempertanyakan (Peserta aksi) mereka motivasinya apa. Semua ada aturan dan ketentuan, jangan cuma asumsi dan kata-katanya,” sambung Musa, menanggapi aksi massa di Lampung Tengah yang minta usut ddugaan money politics dan hengkanya PT SGC. (Baca juga: Usut Money Politics, Ratusan Warga Lamteng Desak SGC Hengkang)

Mantan Wakil Bupati Lampung Tengah ini meminta seluruh pihak untuk tidak menghubungkan Arinal-Nunik dengan SGC. Ia juga menghimbau agar lawan politiknya berbicara berdasarkan data dan fakta.

“(SGC dan Arinal-Nunik) Kaitannya apa, keterlibatannya SGC seperti apa. Sudahlah, semua tuntutan mereka sedang berproses di Bawaslu. Jadi tunggu saja,” tutupnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya