Aksi 1000 Lilin di Adipura, Terangi Demokrasi yang Mati
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Puluhan massa dari Posko Demokrasi melakukan aksi 1000 lilin menolak politik uang di Tugu Adipura, Bandarlampung, Jumat (6/7/2018) malam.
"Kami meminta aparat maupun lembaga penyelenggara mengusut tuntas aktor politik uang pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung pada 27 Juni 2018," kata Koordinator aksi, Abdurrahman.
Massa juga meminta membekukan Bawaslu Lampung jika tetap membiarkan pelaku politik uang yang menghancurkan tatanan demokrasi di provinsi ini.
Menurut dia, harusnya aparat maupun lembaga penyelenggara tidak hanya mengandalkan laporan dari masyarakat. Tetapi sebagai lembaga penyelenggara, Bawaslu maupun Gakkumdu harus bekerja total dengan menelusuri dan menangkap langsung para pelakunya.
Koordinator acara 1000 lilin, Eri Usman, mengatakan pihaknya juga mengajak masyarakat agar bersatu melawan money politics.
"Kita tadi bagi-bagi lilin juga kepada warga yang melintasi Tugu Adipura. Lilin sebagai simbol untuk menerangi matinya demokrasi di Pilgub Lampung," ungkapnya.
Aksi lanjutan akan dilakukan dalam unjuk rasa di KPU, Minggu (8/7/2018). (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
