Ada Skenario Besar di Balik Desakan Amien Rais Mundur
Sukma Alam
Jakarta
RILISID, Jakarta — Para pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Ketua Dewan Kehormantan-nya Amien Rais mengundurkan diri dari politik. Mereka adalah Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin.
Pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarawi Chaniago menilai, desakan tersebut dilakukan lantaran mantan Ketua MPR RI itu membuat PAN semakin terpuruk. Pasalnya, selama ini Amien Rais kerap membuat konterversi di tengah publik.
“Mereka memposisikan diri sebagai pendiri partai yang akan mengulurkan tangan untuk menyelamatkan partai dari ulah Amien Rais yang dianggap sudah tidak lagi sesuai dengan platform ideologis garis perjuangan partai,” ujar Pangi dalam keterangan persnya yang diterima rilis.id, Jumat (28/12/2018).
Lebih lanjut, upaya yang dilakukan kelima pendiri PAN itu untuk memperburuk citra Amien Rais. Setelah itu, kata dia, merubah dukung PAN di Pemilihan Presiden 2019.
“Memposisikan Amin Rais tidak lagi sejalan dengan garis perjuangan partai tentu adalah upaya serius untuk menjatuhkan secara langsung citra personal Amien Rais. Upaya ini diharapkan akan merubah haluan partai sesuai dengan kepentingan politik mereka untuk kembali mempersoalkan sikap partai dalam memberikan dukungan terhadap pasangan capres dalam pemilu 2019,” tambahnya.
Menurut Pangi, jika partai pimpinan Zulkifli Hasan itu mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tidak akan ada gejolak di internal PAN.
“Seandainya dukungan Amin Rais bulat ke Jokowi maka hampir dipastikan tak bakal ada gejolak konflik dari kelima orang yang mengaku sebagai pendiri PAN, tak bakal bersuara dan mengusik di internal PAN?” katanya.
Akademisi Universitas Bung Karno ini menjelaskan, beberapa kader mengundurkan diri dan secara terang-terangan mendukung pasangan 01 sebagai bukti bahwa PAN tak solid mendukung Prabowo-Sandi.
“Sikap yang berbeda beberapa pengurus PAN di daerah seperti Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sumatera Selatan (Sumsel) yang secara terang-terangan memberikan dulungan kepada pasangan capres Jokowi-Ma'ruf Amin. Sikap beberapa kader partai dari daerah ini seolah mendapat legitimasi dari pendiri PAN sehingga jika daerah lainnya membuat pernyataan sikap yang sama diharapkan bisa dimaklumi,” tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
