Wabup Anton Tinjau Puluhan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, meninjau langsung lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Kali Bungur, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Selasa (4/11/2025).
Diketahui, bencana angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran, tercatat ada 53 warga terdampak dengan rincian 5 rumah rusak berat, 10 rumah rusak sedang dan sisanya mengalami kerusakan ringan.
Wabup Antonius saat menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada masyarakat mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) berkomitmen untuk menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah rusak berat melalui Baznas dan perangkat daerah terkait.
Atas kejadian tersebut, Wabup Antonius menyampaikan rasa prihatin dan empati mendalam kepada para korban bencana.
"Kami hadir di sini sebagai wujud kepedulian Pemkab terhadap masyarakat yang terdampak. Insya Allah, rumah-rumah yang roboh akan mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui Baznas dengan dukungan perangkat daerah," ucap Wabup.
Anton mengimbau agar masyarakat yang terdampak bisa tetap tabah dan kuat menghadapi musibah ini, serta berdoa agar para korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
"Mari kita berdoa bersama agar para keluarga yang tertimpa musibah senantiasa diberi kekuatan, kemudahan rezeki, dan dapat membangun kembali kehidupan mereka," imbuhnya.
Salah satu warga terdampak, Salman Hadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pemkab Pesawaran. Kehadiran Bapak Wabup dan rombongan memberi semangat bagi kami untuk bangkit kembali. Bantuan ini sangat berarti, baik secara materi maupun moral," ujar Salman. (*)
Wakil Bupati Pesawaran
Antonius Muhammad Ali
Pesawaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
