Hujan Deras! Banjir Ancam Gagal Panen Padi di BNS Lambar
Anton Suryadi
Lampung Barat
RILISID, Lampung Barat — Curah hujan tinggi, membuat air dari sungai meluas dan menerjang areal persawahan di Dusun Kejadian dan Muara Aman, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat (Lambar) pada hari Kamis (25/9/2025) sore.
Akibatnya, luapan air menggenangi puluhan hektare tanaman padi yang sebentar lagi memasuki masa panen, dan menimbulkan kekhawatiran warga akan gagal panen.
Rusli (40) warga Dusun Muara Aman, Pekon Bandar Agung, memaparkan, aliran sungai dari gunung tiba-tiba membesar lalu terjadi banjir.
"Awalnya air hanya menggenang di sungai dan tidak sampai meluap. Namun, selang beberapa waktu, sungai yang meluap itu seketika membesar dan menerjang persawahan warga," ujar Rusli.
Ia mengungkapkan kecemasannya melihat sawah yang masih terendam hingga sore hari.
"Banjirnya besar. Saya takut sawah ini benar-benar gagal panen. Kekhawatiran ini muncul karena usia padi yang sebentar lagi akan dipanen," tambahnya.
Sementara itu, Waris memperkirakan luas lahan yang terdampak di sekitar lokasi mencapai 3-4 hektare.
Namun, jumlah tersebut diperkirakan dapat bertambah karena air terus mengalir ke areal persawahan warga di Desa Sukajadi.
Menyikapi kejadian ini, warga berencana mengambil tindakan pencegahan setelah banjir surut dan rencananya membangun tanggul sebagai penghalang dari luapan sungai.
"Selama ini, setiap banjir air selalu masuk ke lahan sawah karena tidak ada penghalang," pungkasnya.
Lambar
Banjir
Sawah Warga
Hujan Deras
Bencana
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
