Ken Setiawan: Pelaku Ledakan di SMAN 72 Diduga Siswa Korban Bully yang Terpapar Paham Terorisme

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

8 November 2025 11:03 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan. Foto: Ist
Rilis ID
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan. Foto: Ist

Ken juga menuturkan, pernah mendapat laporan mengenai remaja terpapar terorisme yang berencana menikahi istri mantan teroris yang dikenalnya lewat media sosial.

“Kelompok teror sangat paham cara kerja algoritma medsos. Mereka memanfaatkannya untuk menyebarkan propaganda dan mencari sasaran empuk,” tegas Ken.

Menurutnya, di era digital saat ini, media sosial telah menjadi “alat perang” utama dalam penyebaran ideologi radikal — melalui penggiringan opini dan propaganda yang sulit dibendung.

Ken menilai, lemahnya sosialisasi dan literasi mengenai bahaya radikalisme turut memperparah situasi ini. “Upaya pemerintah masih seperti lilin, sementara kelompok radikal bergerak seperti obor,” ujarnya mengibaratkan.

Karena itu, ia mendorong pemerintah, ormas, dan seluruh elemen masyarakat untuk aktif dalam pencegahan dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila secara masif.

“Radikalisme itu seperti virus. Bisa menjangkiti siapa saja, tanpa memandang latar belakang sosial, pendidikan, atau profesi. Karena itu, perlu kewaspadaan dan sosialisasi yang terus-menerus,” tutup Ken. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Ken Setiawan

paham terorisme

ledakan bom

SMAN 72

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya