Angin dan Hujan, Diduga Penyebab Rumah Geribik Mbah Sukariah Ambruk
Agus Pamintaher
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Warga di Dusun Karang Kembang, Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, dikejutkan dengan rumah Geribik ukuran 5 x 8 meter persegi yang roboh saat angin kencang disertai hujan, Selasa (4/12/2025) sekira pukul 18.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora mewakili Kapolres AKBP M. Yunnus Saputra, membenarkan peristiwa yang dialami Mbah Sukariah (60) dan anaknya Rio Adi Saputra (18) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan.
Akibatnya, rumah yang dibangun di atas tanah milik Sukarmin kini kondisinya rusak parah dan tak lagi bisa ditempati.
Saat kejadian, Mbah Sukariah tengah duduk di dalam rumah, dan anaknya bermain ke rumah tetangga.
"Mendapat laporan rumah Mbah Sukariah Ambruk, anggota dan masyarakat langsung bergerak cepat ke lokasi," kata Kapolsek, Rabu (5/11/2025).
Sambil menunggu rumahnya diperbaiki, untuk sementara Mbah Sukariah dan anaknya menumpang di rumah salah satu warga yang masih berada di dusun setempat.
Menurut AKP Ramon, hasil pemeriksaan robohnya rumah Mbah Sukariah diduga akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan termakan usia.
Kepada masyarakat yang rumahnya sudah tua, AKP Ramon meminta agar segera melakukan perbaikan atau memperkuat struktur bangunan. (*)
Angin
hujan
rumah ambruk
Mbah Sukariah
Polsek Pringsewu Kota
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
