Ancam Tanam Ulang, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Banjir di Way Panji
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Hujan yang turun sejak beberapa hari terakhir, membuat puluhan hektare tanaman padi milik petani di Desa Balinuraga dan Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terancam fuso.
Pasalnya, tanaman padi umur 7-15 hari tersebut terendam air kurang lebih selama empat hari dan hingga kini belum juga surut.
Made Bawe (48) salah seorang di Desa Balinuraga mengakui, tanaman padinya terendam air dan setiap hari semakin bertambah debit air yang menggenangi, karena hujan hampir setiap hari.
"Ya mau bagaimana lagi kalau kondisinya seperti itu, kami hanya pasrah," ujar Made Bawe, Senin (23/12/2024).
Nasib serupa dialami Kepala Desa Balinuraga Made Suwede yang sudah dua kali melakukan tanam padi dan kini terancam untuk tanam kembali.
"Banjir pertama tanaman padi saya terendam dan mati, sekarang begitu lagi dan bisa-bisa tanam ulang," kata Made Suwede.
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Way Panji Kuncara membenarkan ada sekitar 60 hektar tanaman padi yang terendam di Desa Balinuraga dan Sidoharjo.
"Kalau tidak surut airnya, tanaman padi akan fuso dan ini sudah kita laporkan ke Kabupaten," ujar Kuncara. (*)
Tanaman padi
terendam banjir
petani
way Panji
puluhan hektare
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
