Waspada! Musim Kemarau di Lampung Masih Lama, Ini Hasil Pengamatan BMKG
Tampan Fernando
Bandarlampung
Untuk itu BMKG mengimbau agar warga yang tiggal di daerah Lampung Selatan, Lampung Timur dan Bandarlampung agar mempersiapkan berbagai alternatif sumber air bersih.
“Karena awal musim hujan baru dimulai pada bulan Desember mendatang,” tulis BMKG.
Sebelumnya Kepala BMKG RI Dwikorita Karnawati menyatakan musim hujan di Indonesia diprediksi akan terjadi mulai November.
“Angin baratan (penanda awal mula musim hujan) yang berasal dari Benua Asia diprediksi akan datang lebih lambat dari normalnya. Jadi awal musim hujan secara umum diprediksi akan terjadi pada bulan November 2023,” jelas Dwikora
“Namun karena tingginya keragaman iklim di Indonesia, menyebabkan awal musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah,” tuturnya.
Diketahui, El Nino merupakan anomali suhu permukaan laut dan angin di Samudera Pasifik.
Kehadirannya pada tahun ini membuat curah hujan di banyak negara berkurang drastis. Per dasarian III Agustus, nilainya +1,50.
Di saat yang sama, BMKG juga mengungkap fenomena sejenis di Samudera Hindia, Indian Ocean Dipole (IOD), turut berpengaruh ke Indonesia. Per September, nilainya +1,14.
Dwikorita mengungkap keserentakan yang jarang terjadi ini membuat awal musim kemarau di Indonesia terjadi lebih cepat di beberapa daerah. (*)
musim kemarau Lampung
fenomena El Nino
BMKG Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
