Warga Waykanan Tewas Dibegal saat Hendak Jemput Anak di Pondok
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di jembatan Jalan Poros, Kampung Pisang Indah, Bumiagung, Waykanan, Jumat (25/3/2022) sekira pukul 06.00 WIB.
Korban, Jazni (44), warga Kampung Pisang Indah, ditemukan warga bersimbah darah di tengah jalan dalam kondisi meninggal dunia.
Jazni sebelumnya pamit dari rumah pukul 05.30 WIB, untuk menjemput anak perempuannya yang mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) kampung tersebut.
Lokasi pondok berjarak sekitar 2 kilometer (km) dari rumahnya.
Korban diduga tewas dibegal lantaran sepeda motor yang ia kendarai, Honda Beat warna merah nopol A 3991 YD hilang.
Selain itu, terdapat luka tusuk di dada kiri, paha bawah samping kanan, dan memar di perut bawah sebelah kiri.
Saksi mata, Imam, yang kebetulan hendak bersiap membuka toko kelontong di lokasi, menjelaskan sempat melihat dua orang dengan sepeda motor jenis matic ngebut.
Kedua orang terlihat mencurigakan karena mengenakan penutup wajah. Mereka menuju ke arah Kampung Teratang Sakti, OKU Timur.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes, Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan Polda akan mem-backup Polres Waykanan untuk mengusut kasus ini.
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
