Tumpukan Limbah dari Rumah Makan di Metro, Hambat Aliran Air dan Timbulkan Aroma Tak Sedap
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro
— Limbah dari rumah makan Pecel Lele Slamet Waee 07 Cabang Unit 2 di Jalan AH Nasution, Yosodadi, Metro Timur, dikeluhkan warga sekitar.
Marwan (33) mengungkapkan, rumah makan tersebut membuang limbah rumah tangganya ke saluran irigasi yang menyebabkan pengendapan dan mengeluarkan aroma tak sedap.
"Sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Sebelum ada rumah makan itu, irigasi aman dan airnya bening. Namun semenjak ada rumah makan, limbahnya lumayan, dan baunya menyengat," keluh Marwan, Rabu (11/10/2023).
Ia sangat menyayangkan tindakan tersebut yang sangat tidak manusiawi. Terlebih di dekat lokasi terdapat sejumlah pelaku usaha seperti warung makan lainnya.
"Kasihan pedagang kecil seperti pedagang makan dan pedagang asongan di pinggir jalan," tambah dia.
Menurutnya endapan pada irigasi yang terlihat semakin hari semakin tebal. Ia bahkan sempat mengukur kedalaman endapan limbah sekitar 10 centimeter lebih.
Kemudian, Marwan juga mengatakan pernah menegur pihak manajemen rumah makan beberapa kali, namun hingga teguran empat kali tidak ada tindakan.
"Kalau teguran lisan sudah lebih dari dua kali, terakhir menegur responnya nggak enak. Teguran pertama masih koperatif namun tak ada tindakan dan teguran ke empat responnya tidak enak.
"Alasan mereka, berdalih urusan atasan. Karena rumah makan ini cabang ke-7," ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak pernah melaporkan hal itu ke RT/RW. Sebab, ia masih ingin beritikad baik dengan menegur secara persuasif.
Limbah Rumah Tangga
Aroma Tak Sedap
Menahan
Berita Lampung
Berita Metro
DLH
Pecel Lele Slamet Waee 07 Cabang Unit 2
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
