Selama 14 Hari Operasi Krakatau, Polda Sebut Angka Lakalantas Turun 16 Persen
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengklaim selama Operasi Keselamatan Krakatau (OKK) 2022 selama 14 hari yang berakhir 14 Maret 2022, angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) menurun.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan jumlah kejadian lakalantas sebelum dan sesudah pelaksanaan OKK merosot 16,36 persen.
"Sementara, angka korban yang meninggal dunia turun 57 persen, luka berat naik 0,3 persen, dan luka ringan turun 25 persen," ugkapnya, Selasa (22/3/2022).
Dia menjelaskan, jumlah lakalantas pada 2021 sebanyak 55 kasus dan tahun 2022 ada 46 kasus atau turun 16,36 persen.
Kemudian korban meninggal dunia 2021 sebanyak 14 orang dan tahun 2022 ada 6 orang kasus atau turun 57,14 persen.
“Selain itu kerugian material selama OKK 2022 turun 43 persen. Pada 2021 Rp323,8 juta dan 2022 Rp186,4 juta," bebernya.
Pandra menerangkan, selama OKK 2022 ini petugas di lapangan lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan edukatif, persuasif simpatik dan humanis.
Seperti pembagian masker dan penerapan prokes untuk preemtif. Sedangkan, untuk preventif melaksanakan imbauan-imbauan dan patroli tertib berlalu lintas.
Bagi masyarakat yang membawa surat kendaraan lengkap dan disiplin prokes, Ditlantas Polda Lampung memberikan hadiah berupa minyak goreng dan perlengkapan penunjang prokes.
Polda Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
