Ricuh Demo Pedagang Pasar Smep di Pemkot Dipicu Penolakan Rapid Antigen

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

22 Oktober 2021 11:36 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Suasana ricuh di depan pintu lokasi rapid Antigen di Kantor Walikota Bandarlampung, Jumat (22/10/2021). (Foto: Sulaiman)
Rilis ID
Suasana ricuh di depan pintu lokasi rapid Antigen di Kantor Walikota Bandarlampung, Jumat (22/10/2021). (Foto: Sulaiman)

RILISID, Bandarlampung — Kericuhan saat aksi Pedagang Pasar Smep di kantor Pemkot Bandarlampung Jumat (22/10/2021) ternyata dipicu penolakan rapid antigen. 

Awal mulanya, pedagang dan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Bandarlampung berdemo di depan gerbang Pemkot Bandarlampung.

Kemudian para pedagang diizinkan masuk dan menghadap Wali Kota Eva Dwiana di ruang rapat wali kota.

Sebelum itu, pedagang diminta lebih dulu melakukan rapid antigen oleh ajudan dan protokol wali kota. 

Namun pedagang dan mahasiswa menolak karena prosedur tes untuk mendeteksi Covid-19 ini dinilai terlalu lama.  

Mendengar keributan ini, Wali Kota Eva langsung berinisiatif dan meminta pedagang masuk.

Namun setelah di dalam ruang rapat, mahasiswa dan pedagang masih mengeluarkan suara-suara keras.

Kemudian ajudan dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berupaya menenangkan mereka.

Akhirnya, terjadi adu mulut dan malah saling dorong.

Suasana kondusif setelah salah satu pedagang meminta mahasiswa membiarkan dirinya menyampaikan langsung keluhan kepada wali kota.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Ricuh

Pedagang

Mahasiswa

Walikota

Bandarlampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya