Ratusan Massa Gelar Aksi, Minta Bupati dan Wakil Mundur
Adi Herlambang Saputra
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Ratusan massa dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat meminta Bupati Dawam Raharjo dan Wakil Bupati Azwar Hadi mundur dari jabatannya.
Hal itu disampaikan kordinator massa aksi, Fauzi Genta, saat demonstrasi di depan kantor Bupati Lampung Timur, Senin (13/2/2023).
Ratusan massa tersebut menamakan diri sebagai Aliansi Tagih Dawam-Azwar Hadi (DA-DI). Massa meminta kesemrawutan pengelolaan anggaran di Pemkab Lampung Timur itu agar dibenahi.
Aksi tersebut sempat diwarnai kericuhan karena Bupati atau Wakil Bupati tidak kunjung menemui massa aksi.
"Kedatangan kami hari ini dalam rangka menagih uang gaji yang merupakan hak, karena sudah dianggarkan di dalam APBD Kabupaten Lampung Timur setiap tahunnya," ujar orator aksi, Fauzi Genta.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur gagal mengelola APBD dan menumpuk hutang serta tidak mampu mengelola keuangan.
Selain itu, ia juga meminta Dawam Rahardjo dan Azwar Hadi untuk mundur dari jabatannya.
"Kalau memang Pemerintahan Dawam Rahardjo-Azwar Hadi tidak bisa memberikan gaji perangkat serta membayar pihak rekanan silahkan mundur," teriaknya.
Kemudian, para peserta aksi juga menagih hak hak guru PAUD, BPD, Linmas dan juga RT yang insetifnya masih menunggak.
"Kami butuh pejabat yang punya intergritas dan profesional, maka kami dari AT-DADI meminta agar Bupati Lampung Timur dapat menemui kami untuk menjelaskan kecarut-marutan, dalam mengelola pemerintahan Lampung Timur ini," katanya.
Bupati Lamtim
Berita Lamtim
Minta Bupati dan Wakil Mundur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
