Prof Mukri: Mengaku Nabi Itu Sesat, Lampung Tempat Persembunyian Teroris

Pandu Satria

Pandu Satria

Pesawaran

2 Mei 2023 17:03 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo

RILISID, Pesawaran — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung, Prof Mukri, menyatakan provinsi ini menjadi destinasi kegiatan terorisme. 

Pernyataan ini ia sampaikan menanggapi penembakan di Kantor MUI Pusat, Selasa (2/5/2023).

"Apapun motifnya kan itu belum terungkap. Tapi perilaku seperti itu sangat disayangkan dan disesalkan," tandas Mukri. 

Menurut dia, teroris yang banyak dari daerah lain sebagian lari ke Lampung. Terbukti beberapa kali, Densus 88 menangkap teroris di provinsi ini. 

"Artinya kan sebaran terorisme sudah masuk ke kampung-kampung yang berada di wilayah Lampung. Sudah saatnya aparat tegas," pintanya. 

Mantan rektor UIN Raden Intan Lampung itu menjelaskan, aparat harus secepatnya membeberkan motif penembak, Mustopa NR, yang kini tewas tersebut. 

"Sebab, memasuki tahun politik artinya suasananya makin hangat. Maka kejadian seperti ini jadi memunculkan multi tafsir, ada apa atau pesanan siapa, suruhan siapa," ujarnya.

Soal Mustopa NR yang mengaku nabi, Mukri menegaskan pemikiran itu adalah sesat. Sebab, setelah Nabi Muhammad tidak ada lagi nabi lain. 

"Saya harap pihak kepolisian bisa mengetahui motifnya apa, juga siapa yang menyuruh," tegasnya. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

MUI Lampung

penembakan kantor MUI

mengaku nabi

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya