Pertamina Sebut Tak Ada Hubungan dengan Gudang Penyimpanan Solar di Bandar Lampung
RICO ANGGARA
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Pertamina Patra Niaga memastikan tak memiliki hubungan dengan gudang penyimpanan solar yang terbakar di jalan Tirtayasa, Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.
Hal ini disampaikan Tjahyo Nikho Indrawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel dalam keterangannya Kamis, 29 Februari 2024.
"Kami tidak memiliki hubungan dengan gudang penyimpanan tersebut," ungkap Nikho.
Dengan adanya kasus ini pula, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mendukung pihak kepolisian untuk proses investigasi secara tuntas atas kasus ini.
Tjahyo juga menekankan kepada masyarakat agar tidak melakukan pengisian berulang. Terlebih melakukan menimbun BBM. "BBM merupakan bahan yang berbahaya dan sangat mudah terbakar," jelas Nikho.
Dia menekankan Pertamina juga akan terus mengawal ketat penyaluran dan penjualan BBM Subsidi hingga tepat sasaran.
"Untuk memastikan hal tersebut, kami dengan tegas juga telah menginstruksikan kepada seluruh lembaga penyalur BBM untuk dapat menyalurkan sesuai regulasi yang berlaku," lanjut Nikho.
Begitupula pada masyarakat untuk dapat membeli BBM di outlet resmi Pertamina yakni di SPBU dan Pertashop. Karena dapat terjamin kualitas dan keamanannya.
"Apabila menemukan indikasi kecurangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum, atau melalui Pertamina Call Center (PCC) 135," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan gudang tempat penyimpanan solar terbakar, Selasa 27 Februari malam. Api muncul diperkirakan akibat korsleting yang kemudian memercik ke salah satu tangki berisi BBM.
Kebakaran
gudang bbm kebakaran
Pertamina
Pertamina Patra Niaga
Provinsi Lampung
kebakaran di Campang Raya
Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
